![]() |
| Dampingi Cara Kerja Posyandu : Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 40 Sosialisasi Pertumbuhan Balita Dan Pentingnya hidup sehat bagi Si Kecil. |
Beritanisia, Bandungrejo — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) mendampingi kegiatan Posyandu di desa Bandungrejo pada tanggal (03/08/2026), dengan mengadakan sosialisasi tentang tumbuh kembang balita, pentingnya imunisasi, sekaligus memberitahu pentingnya kesehatan bagi balita. Kegiatan ini menyasar para ibu yang membawa anak usia 1-2 tahun ke posyandu, sekaligus melengkapi rangkaian pemeriksaan rutin yang sudah berjalan.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN berperan sebagai pembawa acara, memandu jalannya kegiatan dari awal hingga selesainya kegiatan posyandu. Satu Narasumber yang dihadirkan adalah ahli gizi, didampingi perawat. Ahli gizi menjelaskan tahapan tumbuh kembang yang perlu diperhatikan orang tua di setiap usia balita, mulai dari pemenuhan gizi lewat makanan sehari-hari, pentingnya pemberian ASI, hingga cara menjaga kesehatan gigi balita sejak dini. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana, mengingat sebagian ibu yang hadir belum terbiasa membaca buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) secara detail.
Ahli gizi setempat, Bu Siti menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan terus berupaya memantau kondisi kesehatan masyarakat, khususnya balita yang masih sangat rawan terkena penyakit.
“Untuk mengecek kesehatan balita, kita memiliki 10 Integrasi Layanan Primer (ILP) Posyandu, di mana semua posyandu bisa melayani bayi hingga lansia. Untuk Balita, kita memantau banyaknya angka penyakit yang dialami oleh balita dan menyediakan obat. Namun untuk yang sesuai dengan penyakitnya, tetap kita kontrol dan arahkan sesuai rujukan BPJS,” Ujar Ahli Gizi Bu Siti.
Ia menambahkan bahwa pertambahan usia kerap berbanding lurus dengan timbulnya masalah tekanan darah. "Dengan bertambahnya Balita yang lahir, pasti banyak yang terkena penyakit dan itu sudah tidak bisa dipungkiri”
Antusiasme warga Bandungrejo RT 04 terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. salah satu mahasiswa KKN penanggung jawab yaitu Sabrina Aulia, turut membagikan pengalaman pertamanya dalam ikut sertaan dalam pendampingan di kegiatan posyandu.
“Pertama-tama saya ingin mengucapkan terimakasih kepada ibu-ibu yang ikut serta dalam kegiatan posyandu atas antusiasme yang mereka berikan sehingga kegiatan tim KKN kelompok UPGRIS dapat berjalan dengan lancar, dan juga saya belajar banyak hal dari kegiatan tersebut terutama pentingnya merawat balita dan pola makan mereka agar selalu hidup sehat dan saya sangat senang dapat membantu dalam kegiatan tersebut.” Ucap Sabrina Aulia.
Sebagai pelengkap, mahasiswa KKN membantu membagikan vitamin kepada anak-anak yang datang ke posyandu, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap kesehatan balita di luar materi yang disampaikan. Kegiatan ini berlangsung sambil menunggu giliran penimbangan dan pengukuran, sehingga waktu tunggu ibu-ibu tidak terbuang percuma. Kader posyandu turut membantu menjawab pertanyaan seputar jadwal imunisasi anak masing-masing, karena tidak semua ibu hafal jadwalnya secara pasti.
Melalui sinergi antara analisis kesehatan dari KKN UPGRIS, pendampingan dari posyandu, dan kesadaran mandiri dari Ahli Gizi Ibu Siti, kehadiran mahasiswa di Desa Bandungrejo ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Para Balita didorong untuk terus berdaya mengontrol kesehatannya secara rutin demi mewujudkan masa hidup yang sehat, bahagia, dan tetap aktif.


0Komentar